Minggu, 07 Maret 2021

TUGAS MANDIRI 1 ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR KAMPUS MILENIAL ITBI

 

NAMA           : JUNITA SIMANJUNTAK

KELAS            : PAGI

JURUSAN          : AKUNTANSI

 

 

 

ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR (ISBD)

 

Masalah  budaya  adalah  segala  sistem  atau  tata nilai  atau  sikap  mental,  pola  pikir,  pola  tingkah  laku dalam berbagai aspek kehidupan yang tidak memuaskan bagi    masyarakat    secara    keseluruhan,    atau    dapat dikatakan  bahwa  masalah  budaya  adalah  tata  nilai  yang dapat   menimbulkan   krisis-krisis   kemasyarakatan   yang akan  menyebabkan      dehumanisasi        atau  terjadi pengurungan   terhadap   seseorang. Masalah   tersebut mencakup  berbagai  aspek  kehidupan  yang  seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya. Ilmu sosial budaya   dasar   identik   dengan   Basic Humanities.Humanities  berasal  dari  kata  latin  Human yang  berarti manusiawi,  yang  berbudaya  dan  berbudi halus (refined)  diharap  seseorang  mempelajari   Basic Humanitiestidaklah    sama    dengan the    humanities(pengetahuan budaya) yang menyangkut keahlian filsafat dan seni;seni pahat, seni tari dan lain-lain.Seperangkat konsep dasar ilmu sosialbudaya dasar tersebut  secara  interdisiplin  digunakan  sebagai  alat  bagi pendekatan  dan  pemecahan  masalah  yang  timbul  dan berkembang dalam masyarakat.

Dengan demikian ilmu sosial budaya dasar memberikan alternative sudut pandang atas pemecahan masalah sosial budaya dimasyarakat. Berdasarkan pemahaman yang diperoleh dari kajian ilmu sosialbudaya dasar, mahasiswa dapat mengorientasikan diri untuk selanjutnya mampu mengetahui kearah mana pemecahan masalah harus dilakukan.Pendekatan dalam ilmu sosialbudaya dasarlebih bersifat interdisiplin atau multidisiplin, khususnya ilmu-ilmu sosial dalam menghadapi masalah sosial. pendekatan dalam ilmu sosialbudaya dasarbersumber dari dasar-dasar ilmu social dan budaya yang bersifat terintegrasi.ilmu sosialbudaya dasardigunakan untuk mencari pemecahan masalah kemasyarakatan melalui pendekatan interdisipliner atau multidisipliner ilmu-ilmu sosial dan budaya. Sedangkan pendekatan dalam ilmu sosial lebih bersifat subjek oriented, artinya berdasarkan sudut pandang dari ilmu sosial tersebut. Misalnya, ilmu ekonomi melihat suatu masalah melalui prespektif ekonomi serta pemecahan masalah pun dari sudut pandang ekonomi pula.

Pendekatan dalam ilmu sosialbudaya dasarakan memperluas pandangan bahwa masalah social, kemanusiaan, dan budaya dapat didekati dari berbagai sudut pandang. Dengan wawasan ini pula maka mahasiswa tidak jatuh dalam sifatpengotakan ilmu secara ketat. Sebuah ilmu secara mandiri tidak cukup mampu mengkaji sebuah masalah kemasyarakatan. dewasa ini perkembangan sebuah masalah semakin kompleks. Kajian atas suatu masalah membutuhkan berbagai sudut pandang keilmuan, demikian pula dengan solusi pemecahannya.Ilmu sosialbudaya dasarsebagai kajian masalah social, kemanusiaan dan budaya, sekaligus pula member dasar pendekatan yang bersumber dari dasar-dasar ilmu sosial yang terintegrasi. Pendekatan yang mendalam bersifat subject oriented di bebankan pada ilmu sosial budaya dasar yang lebih bersifat teoritis, baik yang menyangkut ruang lingkup, metode dan sistematikanya.Demikian pula halnya dengan pendekatan dalam ilmu-ilmu alam atau yang bersifat eksakta. Pendekatan dalam ilmu-ilmu alam dalam mengkaji gejala alamiah juga bersifat subject oriented. Mahasiswa yang menekuni ilmu-ilmu eksakta akan mengkaji gejala alam menurut sudut pandang ilmu mereka. Dengan diberikan kajian ilmu sosialbudaya dasardiharapkan dapat member wawasan akan pentingnya pendekatan sosial dan budaya dalam menangani masalah alam. Misalnya,seorang sarjana teknik sipil dalam upayanya membuat jembatan harus mempertimbangkan aspek social dan budaya masyarakat dan sekitarnya. ia semata-mata tidak boleh hanya mempertimbangkan masalah teknis. Harus dipahami bahwa manusia tidak lepas dari gejala alam dan kehidupan lingkungan. Alam dan manusia akan saling mempengaruhi. Namun,sebagai subjek kehidupan, manusia perlu memperlakukan alam secara baik sehingga akan memberikan manfaat bagi kesejahteraan hidupnya.

Secara umum ISBD (Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Dasar) termasuk kelompok pengetahuan, yakni mempelajari mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep hubungan antar manusia (sosial) dan budaya yg dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah kemanusiaan, sosial, dan budaya.Ilmu sosialbudaya dasarmerupakan sebagai integarasidari ISD dan IBD yang memberikan dasar-dasarpengetahuan sosial dan konsep-konsep budaya kepada mahasiswa sehinggan mampu mengkajimasalah social,kemanusian,dan budaya.Pendekatan Ilmu sosialbudaya dasarjuga merupakan akan memperluas pandangan bahwa masalahsocial,kemanusian,dan budaya dapat didekati dari berbagai sudut pandang.Dengan wawasansehinggan mampu mengkaji sebuah masalah kemasyarakat yang lebih kompleks,demikian puladengan solusi pemecahannya.Ilmu Sosial dan Budaya Dasar adalah cabang ilmu pengetahuan yang merupakan integrasi dari dua ilmu lainnya, yaitu ilmu sosial yang juga merupakan sosiologi (sosio:sosial, logos: ilmu) dan ilmu budaya yang merupakan salah satu cabang dari ilmu sosial. Pengertian lebih lanjut tentang ilmu sosial adalah cabang ilmu pengetahuan yang menggunakan berbagai disiplin ilmu untuk menanggapi masalah-masalah sosial, sedangkan ilmu budaya adalah ilmu yang termasuk dalam pengetahuan budaya, mengkaji masalah kemanusiaan dan budaya.

Secara umum dapat dikatakan ilmu sosial budaya dasar merupakan pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah sosial manusia dan kebudayaan. Istilah ilmu sosialbudaya dasardikembangkan pertama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humanusyang artinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanitiesdiandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanitiesdiandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus.

Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.Untuk mengetahui lebih lanjut tentang asal mula ilmu sosial dan budaya dasar, perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu;Ilmu-ilmu Alamiah (natural scince). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi.Ilmu-ilmu sosial (social scince). Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hasil pengkajian ini lebih bersifat kualitatif, sebab hal ini menyangkut pola perilaku dan tingkah laku manusia di masyarakat yang cenderung berubah-ubah.Pengetahuan budaya (the humanities) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi.

 Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.Latar belakang diberikannya mata kuliah ilmu sosialbudaya dasaradalah selain melihat konteks budayaIndonesia, juga sesuai dengan program pendidikan di Perguruan Tinggi, dalam rangka menyempurnakan pembentukan sarjana. Latar belakang ilmu sosialbudaya dasardalam konteks budaya, negara dan masyarakat Indonesia berkaitan dengan permasalahan sebagai berikut:

1.    Kenyataan bahwa bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa dengan segala keanekaraman budaya yang tercermin dalam berbagai aspek kebudayaannya, yang biasanya tak lepas dari ikatan-ikatan primordial, kesukuandan kedaerahan.

2.    Proses pembangunan yang sedang berlangsung terus menerus menimbulkan dampat positi dan dampak negative berupa terjadinya pergeseran nilai budaya sehingga dengan sendirinya mental manusiapun terkena pengaruhnya.Akibat lebih jauh dari pembenturan nilai budaya ini ialah timbulnya konflik dalam kehidupan.

3.    Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung terhadap kemajuan yang telah diciptakannya itu. Hal ini merupakan sikap ambivalen teknologi, yang disamping memberikan segi positf, juga memiliki segi negatif.Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanitiesdisamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.

 

 

Manfaat Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar

Ilmu sosialbudaya dasar (ISBD) merupakan Matakuliah Berkehidupan Bermasyarakat (MBB) dengan visi “Berkembangnya mahasiswa sebagai manusia terpelajar yang kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia yang dilandasi nilai-nilai estetika,etika, dan moral dalam kehidupan bermasyarakat”. Adapun misinya adalah “Memberikan landasan dan wawasan yang luas, serta menumbuhkan sikap kritis, pekam dan arif pada mahasiswa untuk memahami keragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia dalam kehidupanbermasyarakatselaku individu dan makhluk sosial yang beradab serta bertanggung jawab terhadap sumber daya dan lingkungannya”.

 

ISBD   bukanlah   suatu  disiplin   ilmu   yang   berdiri sendiri,     melainkan     suatu     rangkaian     pengetahuan mengenai   aspek-aspek   yang   paling dasar   yang   ada dalam  kehidupan  manusia  sebagai  makhluk  sosial  yang berbudaya,    dan    masalah-masalah    yang    terwujud daripadanya.Selain  itu,  mata  kuliah  ini  pada  prinsipnya sebagai  pengatur  dasar  menuju  pengenalan  teori  ilmu-ilmu    social    dan    kebudayaan    sehingga    diharapkan mahasiswa   dapat   memiliki   wawasan   keilmuan   yang bersifat multidisipliner tentang keragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.Penyajian mata kuliah ilmu sosialbudaya dasartidak lain merupakan usaha yang diharapkan memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian, mata kuliah ilmu sosialbudaya dasartidak untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya, akan tetapi ilmu budaya dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemarnpuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.

 

Untuk menjangkau tujuan tersebut ilmu sosialbudaya dasardiharapkan dapat :

1.    Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.

2.    Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemánusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.

3.    Mengusahakan agar mahasiswa menjadi calon pemimpin bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia spesialis yang berpandangan kurang luas. kedaerahan dan pengkotakan disiplin ilmu yang ketat.

4.    Mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu dan yang lainnya. Dengan memilki satu bekal yang sama, pars akademisi diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi.

 

Ilmu sosialbudaya dasar merupakan sebagai integarasidari ISD dan IBD yang memberikan dasar-dasarpengetahuan social dan konsep-konsep budaya kepada mahasiswa sehinggan mampu mengkajimasalah social,kemanusian,dan budaya.Pendekatan ilmu sosialbudaya dasarjuga merupakan akan memperluas pandangan bahwa masalahsosial,kemanusian,dan budaya dapat didekati dari berbagai sudut pandang.Dengan wawasansehinggan mampu mengkaji sebuah masalah kemasyarakat yang lebih kompleks,demikian puladengan solusi pemecahannya.

Visi ISBD sebagai berikut : “Mahasiswa selaku individu dan mahluk sosial yang beradab memiliki landasan pengetahuan, wawasan, serta keyakinan untuk bersikap keritis, peka, danarif dalam menghadapi persoalan sosial dan budaya yang berkembang di masyarakat”.

Sedangkan Misi ISBD adalah :

1.    Memberikan pengetahuan dan wawasan tentang keragaman, kesetaraan dan martabatmanusia sebagai individu dan mahluk sosial dalam kehidupan masyarakat

2.    Memberikan dasar-dasar nilai estetika,etika, moral, hukum dan budaya sebagailandasan untuk menghormati dan menghargai antara sesame manusia sehingga akanterwujud masyarakat yang tertib, teratur dan sejahtera

3.    Memberikan dasar-dasar untuk memahami masalah sosial dan budaya serta mampubersikap keritis, analitis, dan responsive untuk memecahkan masalah tersebut secaraarif di masyarakat

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS MANDIRI 06 ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR KAMPUS MILENIAL ITBI

  1 Manusia Sebagai Makhluk Individu Individu berasal dari kata in dan devided. Dalam Bahasa Inggris in salah satunya mengandung pengert...