Senin, 05 Juli 2021

TUGAS MANDIRI 04 ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR KAMPUS MILENIAL ITBI

 

NAMA                  : JUNITA SIMANJUNTAK

KELAS                 : PAGI

PRODI                  : D3 AKUNTANSI

 

 

1.   Faktor Faktor yang mendorong lahirnya budaya:

A.   Niat Masyarakat untuk melestarikan budayanya.

B.   Adanya generasi penerus yang mau meneruskan

C.   Adanya rasa cinta terhadap budaya di dalam diri manusia.

D.  Keinginan masyarakat untuk menjaga kelestarian suatu budaya agar tidak hilang.

E.   Terjadinya perubahan lingkungan hidup yang mendukung berkembangnya suatu budaya.

 

 

2.   ''Sejarah Kebudayaan suku Batak''

 

Suku batak adalah salah satu dari ratusan suku yang terdapat di indonesia. Suku batak yang terletak di wilayah sumatera utara. Menurut legenda yang dipercayai sebahagian masyarakat Batak, bahwa Suku Batak berasal dari Pusuk Buhit daerah Sianjur Mula Mula sebelah barat Pangururan di pinggiran Danau Toba.

SiRaja Batak diperkirakan hidup pada tahun 1200 (awal abad ke13)

Raja Sisingamangaraja ke-XII diperkirakan keturunan siRaja Batak generasi ke19 yang wafat pada tahun 1907 dan anaknya si Raja Buntal adalah generasi ke 20.

Dari temuan diatas bisa diambil kesimpulan bahwa kemungkinan besar leluhur dari siRaja batak adalah seorang pejabat atau pejuang kerajaan Sriwijaya yang berkedudukan di Barus karena pada abad ke-12 yang menguasai seluruh nusantara adalah kerajaan Sriwijaya di Palembang.

Akibat dari penyerangan kerajaan Cole ini maka diperkirakan leluhur siRaja Batak dan rombongannya terdesak hingga ke daerah Portibi sebelah selatan Danau Toba dan dari sinilah kemungkinan yang dinamakan siRaja Batak mulai memegang tampuk pemimpin perang, atau boleh jadi siRaja Batak memperluas daerah kekuasaan perangnya sampai mancakup daerah sekitar Danau Toba, Simalungun, Tanah Karo, Dairi sampai sebahagian Aceh dan memindahkan pusat kekuasaanya di daerah Portibi di sebelah selatan Danau Toba.

Pada akhir abad ke-12 sekitar tahun 1275 kerajaan Majapahit menyerang kerajaan Sriwijaya sampai ke daerah Pane, Haru, Padang Lawas dan sekitarnya yang diperkirakan termasuk daerah kekuasaan siRaja Batak.

Serangan dari kerajaan Majapahit inilah diperkirakan yang mengakibatkan siRaja Batak dan rombonganya terdesak hingga masuk ke pedalaman di sebelah barat Pangururan di tepian Danau Toba, daerah tersebut bernama Sianjur Mula Mula di kaki bukit yang bernama Pusuk Buhit, kemudian menghuni daerah tersebut bersama rombongannya.

suku batak sangat menghormati leluhurnya sehingga hampir semua leluhur marga marga batak diberi gelarnya raja sebagai gelar penghormatan,juga makam makam para leluhur orang batak dibangun sedemikian rupa oleh keturunanya dan dibuatkan tugu yang bisa menghabiskan milyaran rupiah.Tugu ini dimaksudkan selain penghormatan terhadap leluhur juga untuk mengingatkan generasi muda akan sisilah mereka.

Didalam sistim kemasyarakan suku batak terdapat apa yang disebut dengan marga yang dipakai secara turun temurun dengan mengikuti garis keturunan laki laki.Ada  sekitar 227 nama marga pada suku batak.

Bahasa Suku Batak

Suku batak memiliki bahasa  yaitu bahasa batak yang mana bahasa batak bermacam macam seperti bahasa:batak toba,karo,mandailing,simalungun,pakpak,angkola dan  batak pesisir.

Kesenian Suku batak

Tari Tor-Tor merupakan kesenian yang dimiliki suku batak,yang mana Tari tor-tor dilakukan saat pesta ataupun acara acara yang berhubungan dengan acara batak.

Sementara itu alat musik tradisional adalah gong dan saga saga.Adapun warisan kebudayaan batak ialah  kain ulos.kain hasil kerajinan tenun suku batak ini selalu ditampilkan dalam upacara perkawinan,mendirikan rumah,upacara kematian dan yang bersangkutan dengan adat adat batak.

Agama dan kepercayaan  Suku Batak

Sebelum suku Batak Toba mengenal agama, mereka menganut sistem kepercayaan religi tentang Mulajadi na Bolon yang memiliki kekuasaan di atas langit dan pancaran kekuasaan-nya terwujud dalam Debata Natolu.

Menyangkut jiwa dan roh, suku Batak Toba mengenal tiga konsep yaitu:

 

A.   Tondi

B.   Sahala

C.   Begu

 

Mata Pencaharian Suku Batak

Pada umumnya masyarakat batak bercocok tanam padi di sawah dan ladang. Lahan didapat dari pembagian yang didasarkan marga. Setiap keluarga mendapat tanah tadi tetapi tidak boleh menjualnya. Selain tanah ulayat adapun tanah yang dimiliki perseorangan.

 

Perternakan juga salah satu mata pencaharian suku batak antara lain perternakan kerbau, sapi, babi, kambing, ayam dan bebek. Penangkapan ikan dilakukan sebagian penduduk disekitar danau Toba. Sektor kerajinan juga berkembang, misalnya tenun, anyaman rotan, ukiran kayu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS MANDIRI 06 ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR KAMPUS MILENIAL ITBI

  1 Manusia Sebagai Makhluk Individu Individu berasal dari kata in dan devided. Dalam Bahasa Inggris in salah satunya mengandung pengert...